Minggu, 19 April 2009

Hati-hati..Dendeng dan Abon Daging Sapi dicampur Daging Babi





Kembali masyarakat terhenyak dihebohkan dengan berita tentang pemalsuan makanan yang sangat sensitive bagi umat muslim…yaitu tentang pencampuran daging babi pada produk olahan daging sapi..dendeng dan abon. Oo..ala…kok teganya..demi duit..memalsu..produk makanan yang berhubungan dengan keyakinan agama…
Lalu bagaimana sikap kita..nih ? gak makan dendeng or abon..? padahal itu makanan kesukaan keluarga, ini ada tips untuk memilih dan mewaspadai…dendeng atau abon campuran yang tidak halal…

Merek Dendeng/Abon tidak halal…

Dalam liputan TV beberapa waktu yang lalu dan berita di Koran menyeruak berita tentang telah ditemukan di kota-kota Jakarta, Surabya, Semarang, Bandung dan Malang dendeng/abon sapi yg di campur dengan daging babi. Berdasarkan investigasi telah dibuktikan dan diberitakan dendeng dan abon merek apa saja, yang diproduksi oleh siapa dan dimana yang positif mengandung daging babi.
Merek abon/dendeng yang mengandung daging babi itu ditemukan setelah BPOM menguji 30 merek dendeng dan abon sapi yang terdiri dari 15 dendeng dan 20 abon. “Hasilnya, ditemukan 5 merek dendeng positif DNA babi. Itu positif mengandung daging babi dan daging celeng,” kata Kepala BPOM Khusniah Rubiana Thamrin Akib dalam jumpa pers di kantor BPOM, Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2009).
Kelima dendeng merek ini ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Surabaya, Bandung, Jakarta, Semarang, Jambi, dan Bogor.
Berikut kelima merek tersebut:
- Dendeng/abon Cap Kepala Sapi
- Dendeng/abon Cap Limas
- Dendeng/abon Cap ACC
- Dendeng Sapi Istimewa Beef Jerky Lezaaat
- Dendeng Sapi Istimewa Cap 999

Dendeng/Abon Sapi Gurih Cap Kepala Sapi, produsennya tidak diketahui, Abon/Dendeng Sapi Cap Limas produsennya Langgeng Salatiga dan fiktif. Selanjutnya, Abon/Dendeng Sapi Asli Cap ACC, produsennya tidak diketahui. Dendeng Sapi Istimewa Beef Jerky Lezaat, produsennya MDC Food Surabaya, Indonesia. Dendeng Sapi Istimewa No 1 Cap 999, produsennya S Hendropurnomo Malang.
Pada dendeng dan abon daging babi dikemas dan ditulis sebagai daging sapi. Bahkan ada cap halalnya. Konsumen agak sulit membedakannya. Daging celeng atau babi hutan adalah hasil perburuan yang dijual kepasar atau penampung daging. Sedangkan daging babi berasal dari peternakan babi. Oleh karena itu harga daging celeng lebih murah sekitar Rp 18 ribu per kg . Harga daging celeng atau babi yang lebih murah itulah mungkin menyebabkan pengusaha yang tak bertanggung jawab mencampur nya ke daging sapi untuk dibuat dendeng atau abon.


Membedakan daging dan dendeng Sapi, Babi atau Celeng






Ciri-ciri daging babi dan bedanya dengan daging sapi. Baunya amis, berair, dan kelihatan lebih pucat. Sedangkan daging sapi warnanya merah terang, lemak kekuningan. Tetapi agak sulit membedakan daging celeng dengan daging sapi. Daging celeng warnanya lebih merah dari daging babi biasa dan secara fisik sangat mirip dengan daging sapi. Daging babi seratnya tidak terlihat, tetapi kalau daging celeng seratnya tidak beda dengan daging sapi, Namun bedanya, kalau sudah dimasak daging celeng lebih cepat masak daripada daging sapi meskipun secara fisik, jika ditekan dengan tangan, daging celeng hampir sama kerasnya dengan daging sapi.
Mungkin lebih mudah membedakannya dengan melihat harganya, harga daging sapi saat ini berkisar Rp50.000-Rp60.000 per kilogram. Bila ditemukan daging dengan harga lebih murah, dibawah harga Rp 40.000 per kilogram, kita harus meneliti dan meningkatkan kewaspadaan. Jangan sembarangan beli, harganya memang murah tapi kualitas daging dan kehalalan bisa jadi tidak terjamin,
Untuk mengetahui ciri-ciri dendeng oplosan daging babi ini memang tidak mudah. Daging oplosan baunya lebih menyengat aroma rempah-rempah dibanding aroma daging segar serta warnanya lebih merah dan harganya lebih murah…karena itu harus lebih waspada bila produk daging sapi dendeng atau abon harganya lebih murah…
Yang sulit membedakan abon oplosan..karena produk abon berupa hancuran daging..sulit untuk membedakannya secara sensoris…

Pelanggaran UU Perlindungan Konsumen

Tindakan produsen tersebut jelas telah melanggar Undang-undang (UU) Perlindungan Konsumen Tahun 1999. Bahkan pelaku telah melanggar 3 UU sekaligus, yaitu UU perlindungan konsumen pasal 61, pasal 62, dan pasal 63, yaitu tentang standardisasi produk yang dilegalkan.Selain itu, kasus tersebut pun jelas merupakan tindak pidana, sebagaimana yang diatur dalam KUHP pasal 378 tentang penipuan.Ini jelas penipuan, karena ada label halal pada kemasannya, sementara isinya mengandung daging babi.

Banyaknya kasus penipuan seperti ini menunjukkan masih lemahnya UU perlindungan konsumen. Untuk mengantisipasinya perlu dibentuk Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN)di setiap wilayah. Saat ini BPKN hanya ada di Jakarta. BPKN sebenarnya adalah wadah yang menghimpun berbagai instansi yang berhubungan dengan masalah perlindungan konsumen.

Seorang ulama ada berkata “ bila produk telah ditulis halal oleh produksennya…dan ternyata tidak halal..maka bila kita mengkonsumsinya dan yakin produk tersebut halal.. dosanya akan ditanggung oleh si produksen…” “Ah..betulkah…?!” . Untuk amannya lebih baik tidak mengkonsumsi saja ya…kecuali bikinan sendiri….repot deh…..!!.

Suplemen, Apakah Masih Perlu ?





Iklan di TV setiap hari dengan gencar mengiklankan suplemen untuk kita konsumsi agar menjamin tubuh tetap sehat. Bermacam jenis suplemen ditawarkan dari yang menambah stamina, “obat Kuat”, anti penuaan dini, anti keropos tulang, dan lain sebagainya. Pertanyaannya : “apakah kita wajib atau perlu mengkonsumsi suplemen, agar tubuh tetap sehat dan bugar ?”. “Apakah makanan bergizi yang kita konsumsi sahari-hari tidak cukup untuk menjaga kesehatan tubuh kita ?”. Apakah sebenarnya suplemen itu ? Bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan ?
Suplemen adalah segala bentuk makanan berkhasiat atau tidak, biasanya terdapat dalam bentuk kapsul, tablet, serbuk atau sirup yang diambil sebagai makanan tambahan untuk memenuhi kekurangan nutrisi dalam makanan harian. Sebenarnya, orang dewasa yang sehat dianggap telah mendapat zat gizi atau nutrisi yang mencukupi untuk dirinya. Pada wanita atau laki-laki misalnya, sepanjang ia menerapkan diet seimbang kalori cukup, makan bervariasi, makan sayur dan buah dalam jumlah cukup serta bervariasi, maka sebenarnya ia tidak memerlukan suplemen. Namun, tak sedikit wanita yang pola makannya kurang baik, jarang makan buah dan sayur, suka melakukan diet, atau berolahraga terlalu keras. Hal inilah yang membuat wanita sering mengalami kekurangan vitamin dan mineral. Untuk menutupi kekurangan nutrisi inilah diperlukan suplemen. Khusus untuk wanita, asupan suplemen diperlukan pula untuk menutupi kekurangan nutrisi yang disebabkan oleh periode menstruasi, hamil, menyusui, masa-masa premenopause, dan menopause. Kebutuhan wanita akan zat gizi makro (makronutrien) seperti karbohidrat, protein, dan lemak, sebenarnya hampir sama dengan laki-laki, hanya saja jumlah kebutuhan kalori lebih sedikit. Namun, kebutuhan wanita akan beberapa jenis vitamin dan mineral, memang berbeda dengan pria. Dalam hal ini, jika seorang wanita ingin mengonsumsi suplemen, disarankan untuk memilih suplemen yang mengandung vitamin dan mineral berikut ini:

* Vitamin A
Vitamin ini berfungsi untuk menjaga lapisan epitel pada jaringan kulit, mata, dan vagina. Vitamin A juga berguna untuk menjaga daya tahan tubuh.

* Betakaroten
Provitamin A ini berperan sebagai antioksidan dan mencegah kerusakan pada sel-sel tubuh.

* Vitamin C
Vitamin ini berfungsi dalam pembentukan kolagen, penyembuhan luka, mencegah radang gusi, serta menjaga daya tahan tubuh.

* Vitamin D
Vitamin ini berfungsi untuk membantu penyerapan kalsium pada tulang.

* Zat besi
Zat yang terdapat dalam semua sel tubuh ini berperan penting dalam memproduksi sel darah merah dan menjaga daya tahan tubuh.

* Kalsium
Komponen terbesar dari tulang dan gigi ini berfungsi untuk meningkatkan massa tulang.

* Asam folat
Bagian dari vitamin B ini berguna bagi para ibu yang sedang hamil. " Kekurangan zat ini, bisa-bisa nanti ibunya melahirkan bayi cacat yang menderita kelainan pada susunan saraf pusat," Kekurangan asam folat juga dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung.

* Phytoestrogen
Zat yang mirip estrogen ini berguna untuk mengurangi gejala menopause pada wanita.

Sekarang ini, bentuk suplemen sudah campur-baur dari mulai bentuk makanan hingga minuman. Tapi sebetulnya, bentuk dasar suplemen adalah tablet atau sirup. "Di sini konsumen perlu hati-hati. Karena ada hal-hal yang tidak lazim dalam makanan kita, seperti hormon." Selain itu, konsumsi suplemen ini juga berbeda pada setiap periode. Misalnya, zat besi. Konsumsi zat besi pada gadis remaja tentu berbeda dengan konsumsi zat besi pada wanita yang telah menopause. "Karena kebutuhannya beda, konsumsilah sesuai kebutuhan."

Tak bikin gemuk
Banyak orang berpendapat, konsumsi suplemen akan membuat gemuk. "Padahal tidak begitu," Justru, konsumsi suplemen ini diperlukan untuk menutupi kekurangan asupan nutrisi pada tubuh. Memang, ada beberapa orang yang mungkin akan mengalami kembung atau sembelit ketika mulai minum suplemen. Bagi mereka yang mengalami gejala seperti itu, untuk mulai dengan dosis rendah, lalu perlahan-lahan ditingkatkan sampai sesuai dengan asupan yang diperbolehkan. "Yang jelas, jangan sampai megadosis, karena hal itu bisa menghalangi penyerapan vitamin pada tubuh."

Karena itu, untuk mengonsumsi suplemen sesuai dosis yang dianjurkan dokter. Misalnya untuk zat besi, jumlah zat besi yang bisa diserap tubuh setiap hari hanya 1 mg atau setara dengan 10 - 20 mg zat besi yang terkandung dalam makanan. Kemudian untuk vitamin C, dosisnya adalah 60 mg per hari. "Di atas itu, justru malah bikin sakit." Selain itu, yang harus diingat adalah, suplemen tidak bisa menggantikan vitamin dan mineral yang ditemukan dalam makanan. Jadi, selain mengonsumsi suplemen sebagai makanan tambahan, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang!

Senin, 06 April 2009

DAUN ULAR...... Obat Demam Berdarah Paling Ampuh. ?




Daun ULAR, alias Daun UBI JALAR.

Di Indonesia daun atau buah jambu biji dipercaya dan memang sudah diteliti berpengaruh terhadap peningkatan trombosit darah yang ngedrop karena penyakit demam berdarah. Lain di Negara tetangga Philippine, disana daun ular alias ubi jalar justru dipercaya dapat menaikkan trombosit penderita demam berdarah. Di Philippine, sedang populer sekali daun ular dan beberapa kali menjadi topik seminar kesehatan bahasa sononya “comote" atau "kamote”. Ini adalah email dari seorang teman…
Penggunaan daun ubi jalar untuk penyakit deman berdarah, cara penggunaannya adalah : ambil pucuk daun ubi jalar sebanyak porsi ikatan sayuran, rebus dengan seliter air selama lebih dari 5 menit rebus/godok selama 1 jam juga boleh. Minum sebagai pengganti air minum, berarti sekitar seliter sehari ya.., Ingat..bukan daun singkong lho... tapi daun ubi jalar.
Resep ini sudah dicoba oleh teman saya beberapa kali. Ponakannya kena DBD, trombositnya 80 ribu, sehari diberi rebusan daun ular, langsung naik diatas 150 ribu. Isteri teman saya juga di "vonis" DBD oleh dokter, tanpa lihat hasil labnya, langsung di kasih daun ular besoknya ditest . Trombositnya menjadi 396… manjur banget ya…!!. Kalau untuk usaha penyembuhan..boleh dicoba nih..

Mengandung komponen Fenol

Keyakinan rebusan daun ular..eh.. ubi jalar sebagai peningkat trombosit akibat demam berdarah memang masih perlu penelitian lebih lanjut seperti juga manfaat daun jambu biji. Tetapi memang daun ubi jalar ini mengandung senyawa bioaktif yang termasuk komponen fenol, tanin juga vitamin C yang mungkin berpengaruh terhadap peningkatan imunitas tubuh bahkan peningkatan trombosit.
Penelitian senyawa bioaktif sebagai obat masih terbuka lebar…kenapa tidak ? Senyawa bioaktif tanaman atau fitokimia memang dapat berpotensi sebagai obat untuk melawan berbagai penyakit. Senyawa alami ini tidak beresiko tinggi seperti halnya obat-obat sintetis selain tersedia harganya juga lebih murah atau terjangkau.

Daun Jambu biji obat Demam Berdarah ?






Sekarang ini musim apa hayo..? Pasti jawabnya ..musim duku, musim duren…koq gak ada yang menjawab musim demam berdarah…padahal disekitar kita banyak yang sedang menderita penyakit yang disebabkan nyamuk ini..lho !. Penyakit demam berdarah memang selalu datang diwaktu pergantian musim panas kehujan atau hujan ke panas…soalnya banyak air tergenang.. Penyakit ini sudah banyak membawa korban jiwa..oleh karena itu segala usaha pasti kita usahakan untuk menangkal atau mengobati penyakit yang satu ini. Jadi teringat betapa paniknya waktu anakku terkena penyakit ini…harus dirawat di rumah sakit…
Selama ini kita mengenal buah jambu biji merah yang berkhasiat sebagai obat demam berdarah. Tetapi menurut sebuah penelitian dibuktikan bahwa daun jambu biji/klutuk lebih ampuh daripada buah jambu biji merah. Cara penggunaannya adalah : 9 lembar daun jambu biji direbus dengan 5 gelas air sampai menjadi 3 gelas. Saring dan dinginkan, diminum 3 x 1 gelas/hari. Air rebusannya berwarna coklat kehijauan dengan rasa agak sepet.

Anti-Demam Berdarah, Bukan Buah, Tapi Daun

Jus jambu biji merah. Buah anggota famili Myrtaceae itu memang populer sebagai pendongkrak trombosit. Trombosit penderita demam berdarah lazimnya anjlok, hanya 40.000/ul; ambang batas, 10.000/ul-- 450.000/ul. Virus DBD menginfeksi sel darah putih dan kelenjar getah bening. Akibatnya trombosit penderita demam turun drastis.
Benarkah buah jambu biji mampu mengatrol nilai trombosit? Hasil riset Prof.Dr.Soegeng Soegijanto SpA(K), DTM & H dan Harjono Achmad -keduanya dari fakultas kedokteran Universitas Airlangga- mematahkan mitos itu. Yang berkhasiat sebagai anti-DBD itu justru daun jambu biji. Mereka menguji klinis acak terkontrol tersamar ganda di bagian anak RSU.Dr.Soetomo, Surabaya. Riset berlangsung setahun sejak Oktober 2004. Duapuluhdua pasien diberi satu sendok teh ekstrak daun jambu biji. Frekuensinya 3 kali sehari selama 3-4 hari berurutan. Hasilnya angka trombosit melonjak hingga 100.000/ul. "Ini menjadi khabar baik karena daun jambu biji sangat mudah diperoleh" ujar Soegeng, guru besar ilmu kesehatan anak itu.

Trombosit


Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti penyakit paling ditakuti karena berujung pada kematian. Dari 4.224 kasus yang didata Dinas Kesehatan Jawa Timur pada 2000, sebanyak 42 penderita atau 0,99% diantaranya meninggal dunia. Jumlah itu sebetulnya sudah turun dibandingkan setahun sebelumnya. Penyakit yang pertama kali dideteksi di tanah air pada 1968 itu mencapai persentase case fatality rate sebesar 1,02% dari 3.000 kasus.
Gejala penyakit yang paling banyak menyerang kelompok usia 5-9 tahun itu berupa demam tinggi mendadak selama 2-7 hari, pembesaran hati dan penurunan denyut nadi. Namun gejala yang paling ditakuti adalah terjadinya pendarahan dan kebocoran plasma akibat destruksi trombosit dalam darah meningkat. Pasien mengalami syok.
Menurut DR.Drs.Suprapto Ma'at, AptMS, dari Laboratorium Patologi Klinis Universitas Airlangga, syok akibat merosotnya jumlah trombosit perlu cepat ditangani. "Karena disitulah kunci utama menghindari kematian", ujar doktor Ilmu Kedokteran dari Universitas Airlangga itu.
Apalagi pengobatan yang dilakukan selama ini baru bersifat suportif, berdasarkan kelainan seperti perembesan plasma. Asupan garam isotonik atau larutan ringer asetat hanya mengganti volume plasma yang hilang. Padahal untuk mengobati penyebab utama trombostapenia--gangguan fungsi trombosit-- belum ada. "Selama ini masyarakat mencobanya meminum jus buah jambu batu", ujar Suprapto.

Senyawa Bioaktif Quercentin

Mengapa daun jambu biji ampuh mengatasi BDB? Sejatinya daun jambu sudah lama kondang sebagai obat tradisional. Selain taninnya mujarab mengatasi diare, penelitian lain menunjukan khasiat berbeda, antibatuk dan antimikrobial. Tak kurang dari 40 senyawa kimia terdapat disana. Sebut saja golongan aldehid, guanin dan quercentin. Yang disebut terakhir senyawa pokok penambah jumlah trombosit. "Kadar Quercentin di buah jambu biji lebih sedikit daripada di daun. Kandungan di selembar daun bisa sama dengan di sekilo buah", ungkap Suprapto.
Dari uji klinis yang dilakukan Suprapto dan kawan-kawan, quercentin dari golongan flavonoid itu efektif secara cepat menaikan jumlah trombosit melalui mekanisme peningkatan jumlah sitokin. Didalam tubuh sitokin berperan meningkatkan kekenyalan pembuluh darah sekaligus mengaktifkan sistem pembekuan darah.
Laju itu terlihat dari uju kecepatan pencapaian jumlah trombosit per jam yang dilakukan Soegeng. Kelompok penderita nonsyok dan syok yang diberi 500 mg ekstrak daun jambu, rata-rata mencapai jumlah trombosit di atas 100.000/ul dalam waktu 16,36 jam. Tanpa ekstrak, rata-rata 33,82 jam. Padahal, saat kritis timbulnya pendarahan berkisar antara 24-48 jam sesudah infeksi virus.

Hambat RNA virus

Menurut Prof.Dr.Sumali Wiryowidagdo, quercentin diduga dapat menghambat enzim pembentuk RNA virus dengue. "RNA berperan dalam sintesis protein. Jika pembentukan RNA virus terganggu, virus dapat mati sehingga jumlah trombosit meningkat", ujar kepala Pusat Studi Bahan Alam (PS-OBA) Jurusan Farmasi F-MIPA Universitas Indonesia itu.Masih pendapat Sumali, daun jambu biji yang tidak terlalu tua dan muda paling baik dipakai. Alasannya jika terlalu tua, flavonoid banyak mengalami oksidasi sehingga dikhawatirkan kurang efektif. Pun pada daun muda. Kandungan flavonoid belum mencukupi. "Penyemprotan pestisida dan pemupukan yang biasa dilakukan tidak berpengaruh terhadap zat aktif yang dikandung", ujar doktor Biokimia alumnus Institut Teknologi Bandung itu.
Pembuatan ekstrak daun jambu bisa dilakukan dengan maerasi-pembuatan ekstrak dengan direndam. Caranya, setelah dikeringkan daun jambu dibuat serbuk. Untuk mendapat ekstrak yang diinginkan ia dilarutkan dalam etanol 96% dengan perbandingan serbuk:etanol, 1:10. Campuran itu diaduk beberapa jam lalu disaring 3 kali. Penyaringan diulang lagi sebanyak 3 kali untuk menghilangkan pengaruh etanol.
Namun, dalam kondisi darurat Suprapto menyarankan merebus 5 lembar daun dalam 3 gelas air hingga tersisa segelas. "Air rebusan diminum sehari sekali selama 3-4 hari", ujar anggota Komite Nasional Penilai Obat Tradisional dan Suplemen Makanan BPOM itu. Hasilnya sama, trombosit cepat meningkat.

Ekstrak Daun Jambu Biji Bisa Mengatasi Demam Berdarah

Konferensi pers BPOM beserta Fakultas Kedokteran Unair. Merujuk hasil kerja sama penelitian Fakultas Kedokteran Unair dan BPOM, ekstrak daun jambu biji bisa menghambat pertumbuhan virus dengue. Bahan itu juga meningkatkan trombosit tanpa efek samping. Masyarakat mesti memperhatikan informasi penting ini. Berdasarkan hasil kerja sama dalam uji pre klinis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang dilansir di Jakarta, Rabu (10/3) siang, ekstrak daun jambu biji dipastikan bisa menghambat pertumbuhan virus dengue penyebab demam berdarah dengue (DBD). Bahan itu juga mampu meningkatkan jumlah trombosit hingga 100 ribu milimeter per kubik tanpa efek samping. Peningkatan tersebut diperkirakan dapat tercapai dalam tempo delapan hingga 48 jam setelah ekstrak daun jambu biji dikonsumsi.
Menurut Kepala BPOM dokter Sampurno, sampai saat ini obat demam berdarah memang belum ditemukan. Tak heran bila pola pengobatannya pun hanya bersifat pendukung semata. Sampurno menambahkan, setelah uji lebih lanjut yang dilakukan tim peneliti yang dipimpin Profesor Doktor Sugeng Sugiarto itu, diharapkan ekstrak daun jambu biji dapat dijadikan obat antivirus dengue berupa suplemen yang dipasarkan ke masyarakat. Di antaranya dalam bentuk kapsul buat orang dewasa dan sirup untuk anak-anak.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, sebenarnya di Bangkok, Thailand, Badan Kesehatan Dunia (WHO) pernah berhasil membuat vaksin Dengue Divalen dan Trivalen, buat mengatasi wabah demam berdarah alias Dengue Hemorrhagic Fever. Namun sampai saat ini, vaksin tersebut belum dipasarkan di Indonesia. Alternatif yang muncul adalah memperbanyak minum air putih untuk mengembalikan homeostatis (kecenderungan menetap dalam keadaan tubiuh normal dalam organisme) cairan tubuh. Solusi lainnya adalah pasien diberi jus bambu biji yang memiliki kandungan vitamin C dan vitamin A yang tinggi. Vitamin C berfungsi dalam meningkatkan kecerdasan sel, sedangkan vitamin A berfungsi menjaga regenerasi sel agar selalu tepat waktu.
Kehadiran dua vitamin ekstra dalam ekstrak jambu biji tadi amat penting. Merujuk pada contoh kasus uji coba, pasien DBD yang menerima kapsul ekstrak jambu biji berdosis 3X2 setiap hari selama lima hari, mendapat pasokan trombosit baru lebih besar dari 100 ribu per ml pada hari terakhir. Itu lantaran asam amino dalam jambu biji mampu membentuk trombopoitin dari serin dan threonin, yang berfungsi dalam proses maturasi megakariosit menjadi trombosit.
(Diambil Dari berbagai Sumber)

Jumat, 27 Maret 2009

Telur Palsu dari China sudah masuk ke Indonesia…..







Telur…adalah bahan makanan paling bergizi diantara bahan makanan lain.. daya cernanya 100%, proteinnya sempurna…asam aminonya lengkap… dan rasanya enak..pasti semua orang suka, doyan sekali dengan makanan yang istimewa ini…
Tetapi…sekarang kita harus lebih berhati-hati bila akan membeli atau mengkonsumsi telur..lho?. Ini karena sekarang mulai banyak ditemukan telur palsu dimana-mana..bahkan sampai rumah makan Padang yang menjual telur balado juga menjual telur palsu…
Telur palsu pertama kali di produksi di China, bahkan disana produksi telur palsu berlimpah dan terang-terangan diketahui umum. Bahkan ada kursus yang mengajarkan membuat telur palsu ini…wah..wah..Kalau telur palsu ini lebih bergizi..lebih istimewa dan aman untuk kesehatan sih gak masalah..ya. Masalahnya telur palsu ini lebih tepatnya disebut telur sintetis..dibuat dari bahan-bahan kimia yang tidak aman untuk kesehatan…
Kursus Membuat Telur Buatan Diiklankan Secara Online di China Fakta telur buatan bukanlah hal baru di China. Kursus-kursus latihan untuk “membuat telur buatan” tersebar luas di Beijing, Provinsi Henan, Shandong, Hebei dan Guangdong. Seorang wartawan Epoch Times telah melakukan pencarian di Internet dan menemukan banyak iklan seperti itu. Kelas-kelas dilakukan dari satu sampai dua hari dan biayanya berkisar antara 300 sampai 800 yuan (40-100 dolar AS). Sebuah pusat latihan tertentu di Kota Shangqiu mengajarkan teknik pembuatan telur buatan dan memberikan cetakan gratis dalam kursus tersebut. Pusat latihan tersebut menjamin bahwa “Anda sulit dapat membedakan bentuk dan rasa antara produk kami dengan telur yang sebenarnya.”

Bagaimana membuat Telur Palsu..

Telur sintetis ini dari kenampakannya sulit dibedakan dengan telur asli… harga telur palsu ini juga lebih murah dari telur asli. Harga grosir telur palsu adalah 0,15 yuan (0,03 Dollar Singapura) per butir - setengah harga dari telur asli (berapa rupiah..tuh). Seorang wartawan dari Majalah East Week dari Hong Kong mengikuti kursus membuat telur palsu tersebut dengan biaya tidak kurang 150 dolar Singapura untuk mengikuti kursus tiga hari cara memproduksi telur buatan.
Untuk menciptakan telur putih, instruktor - seorang wanita berusia 20 tahunan menggunakan sejenis ramuan seperti agar-agar, bubuk yang tidak diketahui jenisnya, asam benzoid, bahan pengentalan dan bahkan tawas yang biasa digunakan untuk pengolah industri.
Untuk menciptakan kuning telur, bubuk berwarna kuning jeruk dicampur ke dalam air dan diaduk. Cairan itu kemudian dituangkan ke dalam cetakan plastik yang berbentuk bulat dan dicampur dengan apa yang disebut ‘air ajaib,’ yang mengandung kalsium khlorida.Ini akan membuat selaput tipis di luar ‘kuning telur,’ yang akan mengikatnya dengan kuat.
Lalu telur tersebut dibentuk dengan sebuah cetakan. Tidak lupa kulit telur juga dibuat. Parafin dan sejenis cairan putih yang tidak ketahui jenisnya dituang ke dalam telur palsu itu, lalu didiamkan untuk kering. Telur buatan ini dapat dijemur dengan sinar matahari atau dikukus.
Konon, bahan utama cangkang telur imitasi maupun telur asli adalah Kalsium Karbonat, hanya saja di dalam telur imitasi terdapat pula gypsum dalam jumlah sedikit. Bahan putih dan kuning telur dengan telur asli tentu ada bedanya, bahan utama di dalam telur imitasi adalah: Resin, tepung, zat pengental, pewarna dan lain-lain bahan kimia, kuning telur adalah: pewarna dan resin. Menurut ilmuwan, putih telur imitasi menggunakan Bai Fan (semacam herbal) yang apabila dikonsumsi dalam waktu lama bisa menyebabkan penyakit Alzheimer.

Bagaimana Mengenali Telur Palsu ini :

1.Dari warna. Permukaan kulit telur imitasi lebih terang, tetapi tidak terlalu mencolok;
2.Dari suaranya. Telur imitasi dikocok-kocok akan terdengar suara, ini dikarenakan cairan yang meleleh keluar dari bahan zat pengental;
3.Dari aromanya. Telur asli tercium bau agak amis sedikit, sedangkan telur imitasi kemungkinan tercium bau bahan kimia;
4.Telur imitasi tak lama setelah dipecah, maka telur kuning dan putihnya langsung tercampur. Ini disebabkan karena mereka terbuat dari bahan yang sama;
5.Sewaktu membuat telur matasapi, putih dan kuning telurnya di dalam wajan terlihat menguning
Meskipun muncul gelembung-gelumbung dari telur putih, orang yang mencicipi mengatakan bahwa rasa telur palsu ini sangat mirip dengan telur asli. Tetapi para ahli memperingatkan akan bahaya mengkonsumsi telur palsu ini.
Tidak hanya telur-telur palsu itu tidak mengandung nutrisi apapun, seorang profesor Universitas China Hong Kong memperingatkan bahwa mengkonsumsi tawas dalam waktu lama dapat mengakibatkan penyakit dementia (penyakit mental yang serius yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir, mengingat dan bertingkah laku normal).

Sabtu, 21 Maret 2009

STPP..Pengganti Boraks (Bleng) pada Krupuk Puli dan Bakso





Kerupuk Puli atau Kerupuk Gendar dan Bakso makanan kegemaranku...

Siapa yang tidak doyan krupuk puli atau krupuk gendar..itu krupuk dari nasi atau dari tepung juga bisa...yang dalam pembuatannya pasti menggunakan garam bleng agar dapat mekar waktu digoreng dan renyah...Pasti deh semua suka kan ?... Bakso..hm...kayaknya tidak ada orang yang tidak doyan bakso...dari anak-anak sampai orang tua pasti menyukai bola-bola kenyal ini. Tetapi tahukah anda...kerupuk puli atau krupuk gendar yang renyah dan gurih itu..ternyata tidak aman untuk kesehatan...lho? juga bakso-bokso yang dijual sekarang ini juga tidak aman...bukan karena dagingnya..tetapi dalam pembuatannya ditambahkan garam bleng atau boraks agar bola-bola bakso menjadi lebih kenyal dan keras tidak lembek..
Penggunaan bleng dan boraks saat ini semakin meluas bahkan lontong, kue lupis dan mie juga menggunakan bleng atau borak...Dimana mendapatkan makanan yang aman ya..kalau begini ??....

Apakah Garam Bleng dan Boraks itu?

Bleng = Natrium Biborat = Natrium Piroborat = Natrium Tetraborat
adalah campuran garam mineral dengan konsentrasi yang cukup tinggi, adalah bentuk tidak murni dari boraks.
Kalau asam borat yg murni biasanya dibuat oleh industri farmasi dan dikenal dengan nama Boraks. Sedangkan Bleng dibuat secara tradisional dari ladang garam atau kawah lumpur seperti di Bledug Kuwu, Jawa Tengah.
Garam bleng ini biasanya sering dipakai dalam pembuatan makanan tradisional seperti krupuk Legendar atau krupuk puli ada juga yang menyebatnya karak karena dibuat dari karak nasi atau intip = bhs Jawa.
Bleng merupakan larutan garam fosfat, berbentuk kristal, dan berwarna kekuning-kuningan. Bleng banyak mengandung unsur boron dan beberapa mineral lainnya. Penambahan bleng selain sebagai pengawet pada pengolahan bahan pangan terutama kerupuk, juga untuk mengembangkan dan mengenyalkan bahan, serta memberi aroma dan rasa yang khas. Penggunaannya sebagai pengawet maksimal sebanyak 20 gram per 25 kg bahan. Bleng dapat dicampur langsung dalam adonan setelah dilarutkan dalam air atau diendapkan terlebih dahulu kemudian cairannya dicampurkan dalam adonan (Anonymous ,2005). Bleng merupakan garam mineral yang dimana kandungan didalamnya terdapat asam borat sebanyak 0,4 persen dengan berat jenis 1,0012 kg/l (Purnomo, 2007).
Boraks berbentuk serbuk kristal putih, tidak berbau, larut dalam air, tidak larut dalam alkohol, PH : 9,5. Boraks merupakan senyawa yang bisa memperbaiki tekstur makanan sehingga menghasilkan rupa yang bagus, misalnya bakso dan kerupuk. kerupuk yang mengandung boraks kalau digoreng akan mengembang dan empuk, teksturnya bagus dan renyah.

Bahaya Bleng atau Boraks

Boraks maupun bleng tidak aman untuk dikonsumsi sebagai makanan, tetapi ironisnya penggunaan boraks sebagai komponen dalam makanan sudah meluas di Indonesia. Mengkonsumsi makanan yang mengandung boraks memang tidak serta berakibat buruk terhadap kesehatan tetapi boraks akan menumpuk sedikit demi sedikit karena diserap dalam tubuh secara kumulatif. Seringnya mengonsumsi makanan berboraks akan menyebabkan gangguan otak, hati, lemak, dan ginjal. Dalam jumlah banyak, boraks menyebabkan demam, anuria (tidak terbentuknya urin), koma, merangsang sistem saraf pusat, menimbulkan depresi, apatis, tekanan darah turun, kerusakan ginjal, pingsan, hingga kematian.
Aduhh..amat-amit deh..mosok makan krupuk atau bakso menjadi sakit...sih..!!

STPP Pengganti Bleng atau Boraks

Melihat dampak mengkonsumsi makanan yang mengandung bleng atau boraks yang begitu mengerikan.. perlu dilakukan bahan penggantinya yang aman..Penelitian ini telah saya lakukan bersama mahasiswa pada kerupuk puli dan bakso..Hasilnya bleng atau borak dapat diganti peranannya oleh STPP(Sodium Tripolyphosphate).
Sodium tripolyphosphate merupakan senyawa polifosfat dari natrium dengan rumus Na5P3O10. STPP berbentuk bubuk atau granula berwarna putih dan tidak berbau. Kelarutan STPP dalam air sebesar 14,5 gr per 100 ml pada suhu 250C, nilai pH sebesar 9,8 pada suhu 200C. Senyawa fosfat (STPP) banyak digunakan dalam industri pangan karena memiliki beberapa sifat kimia dan fungsi yang menguntungkan. Menurut Dziezak (1990), sifat-sifat fosfat yang utama adalah (1) sebagai buffer dan pengontrol pH, (2) dapat menginaktifasi ion logam yang biasanya merusak sistem pangan dengan membentuk endapan seperti kation kalsium, magnesium, tembaga dan besi, (3) berperilaku sebagai polivalensi dan polielektrolit. Fosfat juga berperan dalam hal nutrisi melalui pembentukan kompleks yang stabil dengan kalsium, besi dan magnesium yang memungkinkan nutrient tersebut terserap dinding usus dapat digunakan oleh tubuh.
STPP dapat pula bereaksi dengan pati. Ikatan antara pati dengan fosfat diester atau ikatan silang antar gugus hidroksil (OH), akan menyebabkan ikatan pati menjadi kuat, tahan terhadap pemanasan, dan asam sehingga dapat menurunkan derajat pembengkakan granula, dan meningkatkan stabilitas adonan.
STPP mampu menambah citarasa, memperbaiki tekstur, mencegah terjadinya rancidity (ketengikan), dan meningkatkan kualitas produk akhir dengan mengikat zat nutrisi yang terlarut dalam larutan garam seperti protein, vitamin dan mineral (Shand, et al., 1993). Hal ini sesuai dengan pernyataan Thomas (1997) bahwa STPP dapat menyerap, mengikat dan menahan air, meningkatkan water holding capacity (WHC), dan keempukan. Menurut FDA (Food and Drug Administration) penggunaan alkali fosfat adalah 0,5 % pada produk. Penggunaan melebihi dosis 0,5% akan menurunkan penampilan produk, yaitu terlalu kenyal seperti karet dan terasa pahit.

Krupuk Puli dan Bakso bebas bleng dan boraks

Penelitian yang telah saya lakukan dapat mengganti peran bleng dan borak pada krupuk puli dan bakso..Penggunaan STPP 0,5% pada krupuk puli dan 0,25% pada bakso membuat krupuk puli dan bakso menjadi aman...gak perlu was-was lagi..
Bagaimana ? sudah waktunya para produksen krupuk dan bakso meninggalkan bleng atau boraks demi keamanan makanan kesukaan tercinta ini...

Jumat, 20 Maret 2009

Apakah Melamin itu...?







Melamin ada disekitar kita...susu..telur..piring..
Racun melamin telah membuat rakyat Tiongkok serta negara-negara Asia Tenggara terperosok ke dalam ketakutan pada susu. Jika dipikir kembali, kita dan keluarga kita sejak bertahun-tahun yang lalu secara tanpa kita sadari juga sudah mengonsumsi daging ternak yang telah diberi pangan mengandung melamin, meminum produk jadi susu yang diberi bahan tambahan melamin. Hingga saat ini, para ilmuwan tidak memiliki data riset penyelidikan jangka panjang tentang pengaruh melamin terhadap kesehatan tubuh manusia, karena melamin yang semula adalah bahan kimia industri, sama sekali tidak seharusnya muncul di dalam makanan.

Berikut ini beberapa penjelasan lebih jauh tentang melamin :

Mengapa melamin membangkitkan gejolak?

Laporan paling awal mengenai melamin yang membahayakan jiwa bermula dari Amerika, yaitu pada tahun 2007. Saat itu di Amerika telah terjadi peristiwa di mana ribuan hewan kesayangan mendadak mengalami kematian yang misterius. Setelah diperiksa oleh badan penyelidik makanan dan obat-obatan Amerika (FDA) akhirnya ditemukan bahwa biang keladinya adalah makanan dari hewan itu telah dicampuri dengan bahan dasar yang mengandung melamin yang berasal dari daratan Tiongkok.

Kemudian pada 2008 meletus peristiwa susu beracun di daratan Tiongkok yang telah menyebabkan ribuan bayi menderita batu ginjal, bahkan mengalami kematian. Sejak saat itu tangan hitam melamin telah merambah secara meluas ke dalam kehidupan manusia, dan telah mengusik negara-negara di seluruh dunia. Sedang di dalam negeri Tiongkok sendiri kerusuhan akibat peristiwa melamine ini benar-benar telah membuat heboh, entah berapa banyak produk-produk makanan yang telah terkontaminasi oleh melamin, hal ini membuat hati para konsumen menjadi was-was.

Melamin itu apa?

Melamin adalah bahan kimia berbasis organik yang banyak ditemukan dalam bentuk kristal putih dengan kandungan nitrogen yang tinggi. Umumnya, melamin digunakan sebagai bahan campuran plastik atau pupuk juga digunakan pada peralatan rumah tangga. Melamin tidak memiliki nilai nutrisi, namun kandungan nitrogennya yang tinggi ternyata bisa digunakan untuk meningkatkan kandungan protein susu. Fakta inilah yang dimanfaatkan produsen susu karena regulasi di Cina mensyaratkan susu harus tinggi protein.

"Struktur melamin adalah C3N6H6. Yang dites hanya gugus NH2 alias proteinnya saja. Akibatnya, selama ini lolos-lolos saja,"

Sebenarnya kadar melamin memiliki toleransi cemaran saat dikonsumsi. Misalnya tercemar dalam kemasannya. Namun jumlahnya relatif sedikit ketimbang akibat kesengajaan mencampurkannya dalam susu. Para pakar dari negara-negara Uni Eropa, Australia, New Zealand, China, Malaysia, Amerika dan Kanada bersama INFOSAN mengumumkan batas toleransi kandungan melamin tidak boleh melebihi 1 mg/kg untuk produk susu dan 2,5 mg/kg untuk makanan selain susu.

Mengapa susu bubuk, bahan zat putih telur nabati juga ditambah dengan melamin?

Melamin mutlak bukan bahan tambahan makanan yang dilegalkan, tetapi ia telah digunakan oleh produsen-produsen amoral sebagai bahan protein tinggi palsu untuk mengelabui konsumen. Selain itu karena bentuknya juga berupa bubuk putih susu, maka dapat memanipulasi kuantitas dari susu bubuk yang sesungguhnya, dan juga untuk menambah kelengketan dari makanan ternak.

Karena perbedaan tinggi dan rendahnya kualitas dari susu bubuk ditentukan oleh kadar protein nabati yang terkandung di dalam susu bubuk, dan untuk mendeteksi kadar protein menggunakan jatah kandungan nitrogen, sedangkan melamin kaya akan nitrogen, untuk itu lalu ditambahkan secara ilegal. Hal ini selain untuk menekan biaya produksi juga bisa lolos dari pemeriksaan quality control, maka disebut sebagai "sari pati protein". Biasanya kandungan nitrogen dari melamine adalah dua hingga tiga kali lipat kandungan nitrogen dari zat putih telur pada umumnya.

Mengapa melamin bisa menyebabkan batu ginjal?

Manusia dan hewan jika mengonsumsi makanan yang mengandung melamin dalam jangka panjang, dan tidak bisa segera dikeluarkan, akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada sistem reproduksi dan saluran kemih.

Oleh karena melamin memiliki daya lekat yang kuat, bisa menyebabkan unsur-unsur seperti asam aksalat, asam tanat, kalsium dan lain-lain mengendap pada sistem saluran kemih, sehingga terjadi pengkristalan pada ginjal, saluran air seni dan kandung kemih, bahkan bisa menyebabkan uremia, gagal ginjal dan sebagainya.

Memakan berapa banyak melamin bisa membahayakan kesehatan ?

BPOM dari Eropa mengusulkan, jumlah kadar melamin yang diperbolehkan dalam satu hari adalah 0.5 mg untuk setiap kg berat badan, jika satu orang dewasa dihitung dengan berat badan 60 kg, maka setiap hari boleh mengonsumsi melamin sebanyak 30 mg untuk setiap hari. Jika setiap hari berturut-turut mengonsumsi 7.8 g melamin murni selama empat minggu, maka akan segera terjadi batu ginjal atau penyakit ginjal yang lain.

Dalam keadaan normal, 15 mg kandungan melamin dalam satu kilogram susu bubuk untuk bayi adalah kandungan maksimum yang bisa diterima oleh tubuh bayi, tetapi penambahan melamin dalam susu bubuk bayi oleh perusahaan SanLu, di luar dugaan adalah 2.563 mg untuk 1 kg susu bubuk bayi, 170 kali lipat lebih tinggi dari standar yang normal.

Kemana perginya melamin di dalam tubuh manusia ?


Orang dewasa jika mengonsumsi makanan yang mengandung melamin, jika meminum air putih yang cukup, biasanya dalam waktu 3 jam 50% dari melamin itu bisa keluar melalui ginjal, hampir 90% akan keluar pada hari itu juga, dalam waktu dua hari hampir semuanya akan terbuang keluar. Jikalau jumlah air seni yang keluar dalam satu hari bisa mencapai 2.000 cc, kira-kira dalam satu hari 7 kali pergi ke toilet, maka unsur-unsur racun yang terkumpul di dalam tubuh akan bisa terbuang keluar semuanya. Tetapi bagi bayi dalam masa menyusui yang jarang minum air, di mana sistem pembuangan ginjal dan saluran air seninya juga masih belum tumbuh dengan sempurna, maka ia tidak akan bisa membuangnya keluar dengan lancar.

Sebenarnya harus minum berapa banyak air baru bisa membantu mengeluarkan melamin?

Ingin mengeluarkan melamin poin utama bukan pada "minum berapa banyak air", akan tetapi terletak pada "mengeluarkan berapa banyak air seni". Dengan kata lain minum air yang cukup agar ginjal bisa memproduksi air seni sejumlah 2.000 cc.

Biasanya jika ingin jumlah air seni mencapai 2.000 cc, sedikitnya harus meminum air sebanyak 3.000 cc. Bagi mereka yang sering berada dalam ruangan ber-AC atau sering mengeluarkan keringat, maka diharuskan meminum air yang lebih banyak, untuk menambah kadar air yang hilang bukan sebagai air seni. Tetapi bagi bayi di bawah satu tahun atau orang yang ginjalnya kurang bagus, tidak dianjurkan untuk minum terlalu banyak air, hal ini untuk menghindari beban yang terlalu berat bagi ginjal.

Khawatir bahaya melamin, bagaimana memeriksakan ke dokter?

Untuk memastikan ginjal tidak mengalami kerusakan oleh melamin, ginjal bisa diperiksa dengan alat X-ray supersonic, untuk memeriksa apakah saluran kecil dan bola-bola sutra dalam ginjal mengalami kerusakan. Bila diperlukan maka dianjurkan untuk pergi memeriksakan diri ke bagian ginjal, bagian penyakit dalam atau laboratorium pemeriksa kesehatan yang professional. (The Epoch Times/lin)